Hatim adalah seorang pedagang makanan di pasar , , ,
Di kisahken pada suatu hari ada seorang pemmbeli perempuan , ,
Ketika si perempuan tadi mendekati lapak si hatim tiba" si perempuan (fulanah )ini tidak sengaja kentut ,
Maka memerahlah wajah si fulanah ini karena saking malunya ,, karena dia sadar si penjual (hatim) pasti mendengar suara kentutnya , ,
Akan ttapi si hatim ini ber ilmu ,dia tau adab ,
Lantas si fulanah ini mendekati hatim untuk membeli sesuatu di lapaknya
F(fulanah )
H( hatim )
F: afwan bah ana mau beli nasi , ,
H: ,hahh ente cari trasi ???? (Dengan gaya orang tuli )
F: nasii bahh nasiii buken trassii
H: wahh trasi nya habis nenk , ,
F: maaf bah ana beli n a s i , ,(dengan memberi isyarat )
dan dengan sedikit lega hati karena di kiranya si hatim ini beneran tuli dan tak mendengar kentutnya tadi ,
maka hilanglah rasa malunya si fulanah ini , ,
Wal hasil kisah di atas menggambarken betapa pentingnya menutup aib orang lain ,
Dan dari kejadian itulah menjadi musabbabnya HATIM di angkat oleh allah menjadi wali..
Maka di sebut lah namanya
HATIM AL 'ASHOM (HATIM YANG TULI )
Fitnah di akhir zaman sperti sekarang ini, manusia tak lagi menutupi aib saudaranya ,namun justru malah mencari" aib saudaranya ,
Salam ukhwah
#maritafakkur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar